see? what this thing going to become

“see ? can you see what you done has going become”. wajahnya nanar melihatku yang masih tersungkur.

aku hanya melihatnya terdiam, menyadari sebentar lagi air matanya meluber dan menghapus make up tebal di wajahnya, wajah cantiknya berubah menjadi menakutkan, dan aku hanya terdiam menyadari sebuah serpihan kaca menancap di abdomen kiri ku, dan membuat tubuhku serasa kaku.

“blood”, aku berbisik pelan sambil melihat tanganku yang bersimbah darahku sendiri, dan tubuhku berubah menjadi mati rasa, dan dingin ini, aku hanya dapat melihat nanar ke langit langit putih kehitam hitaman karna asap dari gedung yang tak berhenti, terdengar wanita itu menganngis sambil berusaha menekan lukaku dengan jaket yang dia bawa, tapi semua terasa pelan, serpihan kaca mungkin sudah di cabut, tapi aku sudah tidak bisa merasakannya lagi, semua terasa berdengung, ledakan bom rakitan ku di gedung ini berubah menjadi bencana bagi diriku sendiri.

sayup sayup aku dengar wanita itu menangis menjadi jadi di sebelahku, dan aku hanya bisa menantap ke atas dan berbisik pelan “i’am sorry, i love you, you, and our son”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s