human incognito

human incognito
by: banyu

saya sering berbicara mengenai opsi tentang hidup di dalam tulisan saya sampai terkadang lupa apakah pilihan itu memang tersedia ? kali ini saya akan berbicara mengenai pilihan pekerjaan.

dalam film the beach, salah satu film yang membawa saya melihat alam luar dan mengajari tentang satu hal dalam quatos nya yang paling saya suka adalah “seorang pria harus mempunyai bakat dengan tangannya” dan itu membawa saya pada kenyataan kalau memang seorang pria harus memiliki kemampuan dengan tangannya, dan pada umumnya manusia harus memiliki kemampuan, dan itu sangat vital dalam hidupnya, karena manusia yang tidak memiliki kemampuan mungkin akan hidup sebagai lintah, walau manusia yang berkemampuan pun terkadang bisa menjadi lintah, tapi bahasan akan lintah akan kita bahas lain waktu, sekarang, dengan kenyataan kalau manusia harus memiliki kemampuan dengan tangannya membawa kita pada sebuah pilihan, kemampuan apa yang akan kita punyai.

kemampuan apa yang akan kita miliki? pilihan itu tidak semudah berbicara, karna kita tidak memiliki plasmit seperti di bioshock dimana pilihan kekuatan dapat dipilih langsung dan di injek ke tangan kita dan sekejap kita memiliki kekuatan api dan listrik, tidak, tapi harus dipelajari, dan dalam proses belajar itu ada yang namanya pengulangan atau pengulangan itu adalah proses, dan proses itu juga menentukan hasil.

hasil yang di dapatkan juga ternyata bergantung kepada lingkungan kita kita memiliki keahlian metalcastiung tapi kita di daerah yang rata rata menggunakan teknologi perkayuan akan menjadi percuma, sama seperti kalau kita ahli dalam pengalaman dan kita kerja di pengelasan lokal, kita cuma di bayar UMR, penghargaan akan kemampuan yang dimiliki dipengaruhi oleh letak geografi dan demografi juga.

lalu mulai memasuki bahasan utama mengenai pekerjaan, orang indonesia memiliki batasan pekerjaan banyak hal seperti belum tersedianya teknologi atau pasar yang tepat dan demografi nya seperti prevervasi dari manusianya, dimana banyaknya orang yang masih terlalu memuja salah satu pekerjaan, dan itu bukan hal yang salah tetapi ketika ketidak berimbangan terjadi, makan order yang muncul adalah,, apakah kekuatan yang akan membawa perubahan menuju keseimbangan akan datang secara positif atau destruktif ?

seperti yang sebelumnya di bahas, seperti pengarah gaya untuk film kolosal terbesar abad ini (mungkin) pendekar tongkat emas, itupun pakai tenaga pengarah gaya dari luar negeri padahal indonesia terkenal dengan beragamnya pencak silatnya, serta atletnya, jadi kenapa tidak pakai mereka saja? pertanyaanya, apakah di indonesia pengarah gaya untuk film laga adalah pekerjaan? mungkin, tapi dengan minimnya film laga yang bagus, dan film yang di dominasi oleh film minim prop atau film cinta, pekerjaan seperti itu di dunia perfilm an atau moving picture kita jadi pekerjaan dadakan crew saja.

sebenarnya apa yang kurang? seperti keadaan di luar jawa seperti di ende, di sana pekerjaan seperti warung, bengkel, dan keberagaman pekerjaan yang bersifat berdikari di awali oleh pendatang, dan warga lokal masih berada di sektor pertanian, nelayan. dan negeri, sehingga akulturasi lah membawa keberagaman pekerjaan, dan jika tidak ada yang mengakulturasi kemampuanmu ke dalam sebuah pekerjaan, feel free untuk memulainya, karna kewajiban seorang pioner adalah memulai dan melakukan plan do check action, atau pengulangan, dan analisa pasar yang sebenarnya adalah hal yang sangat berat, jadi opsi yang kamu buat memilki tanggung jawab yang berat dan memang tidak pernah mudah, jadi do your passion, karna kenyataannya jenis pekerjaan yang akan membawa kemakmuran di hidupmu itu banyak, dan terkadang kamu belum menyadarinya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s