Unwillingness to Dance (lucy in the sky : sari side)

lucy in the sky

IMG_2953

aku ingat wanita itu, salah satu temanku sejak awal tahun kuliah, sampai aku lulus, dia pernah berkata kepadaku, kalau aku adalah wanita yang beruntung, sudah dijodohkan sejak kecil, menikah saat lulus sma, dengan pria yang sudah mapan, dan mengizinkanku kuliah. Dia menganggap salah satu masalah hidupku sudah terselesaikan, saat itu aku menganggap itu sebagai pujian, dibesarkan hanya oleh ibu sejak kecil dengan ekonomi yang pas pas an membuatku merasa sangat beruntung bisa kuliah, dan memiliki suami yang sangat mencintaiku, tapi aku melihat apa yang dimiliki wanita itu yang tidak aku miliki, kebebasan, ya kebebasan seringkali tidak berpihak untukku, membantu ibu menyiapkan masakan di warungnya, dan terkadang membantunya berjualan, membuatkku kehilangan masa bermainku saat sd, dan malamnya harus tetap belajar, karna dari warung ibu ekonomi keluarga berjalan, sejak ayah meninggal, keinginan meneruskan sekolah tinggi menjadi sulit, aku harus mengejar beasiswa, se enggak-enggaknya meringankan biaya nanti kalau aku masuk smp, tapi siapa sangka bisa sampai kuliah, ya, kamu mendapatkan sesuatu, tapi kamu kehilangan sesuatu, dan kalau kamu ingin kebebasan, kamu harus kehilangan sesuatu juga, tapi apakah mungkin kamu dapat memiliki semuanya sekaligus? wanita itu, teman sejak aku masuk kuliah itu, dia membawaku ke sesuatu yang disebut kebebasan, walau temporary tapi ini kebebasan, mencicipnya sedikit membuat ku serasa di cacah menjadi butiran butiran atom yang melepaskan elektron elektronnya kesegala arah dan meledak membuatku ingin meledak.

“minum-minum-minum”, bisik wanita itu di telingaku, malam ini aku menginap di apartemenya, seperti biasa, ketika suami ku sibuk lembur di kantor atau di luar kota, dia mengizinkan ku menginap di rumah temanku, sejak wanita ini memiliki wajah yang polos dan berhasil membuat suami ku percaya kalau dia wanita baik baik, tiap aku bilang mau menginap di tempat wanita itu, dia selalu mengizinkan.

“ahhhh… panas banget rasanya”, aku komplen dengan minuman murahan yang di suguhkan wanita itu sambil menahan panas di tenggorokan.
“hahahaha.. maaf sari ku sayang, maklum tanggal tua, liquor murahan dulu ya, yang mahal ntar awal bulan”, dia meninju ku sambil tertawa, dan mengambil rokoknya.
“you know, i think its not that bad after all”, ucapku lirih sambil menahan panas karna liquor murahan itu.
“you love this?”, sambil mengangkat botol liquornya, setengah tidak percaya.
“yes, rasanya bener bener gak enak, gak smooth sama sekali, tapi sejak rasanya kasar, aku jadi harus pelan pelan minumnya”, sambil meminum sisa liquor di gelasku.
“you know honey, cheap liquor, for cheap girl, dan sejak aku meminumnya karna belum dapat kiriman, i’am not that cheap, tapi kamu?”, dia menghentikan kalimatnya sambil melihatku dengan senyuman, menunggu aku berkomentar.
“hahaha, since i love it not by the price, but by the philisophy in it, you know iam not cheap to”, balasku sambil mengeluarkan senyum lebar.
“hahaha, you got thet point, tunggu ya, aku baru dapat sesuatu dari anak-anak”, wanita itu masuk ke kamarnya, dan keluar 2 menit kemudian di ruang makan, sambil menyembunyikan sesuatu di belakangnya.
“ha? kamu bawa apaan?”, tanyaku curiga.
“here, one off the reason for cheap liquour”, dia berdiri seperti sedang kegirangan mau menunjukan sesuatu, perlahan sesuatu yang dia sembunyikan di delakang tubuhnya dia tunjukan, seperti secari kertas, dan berwarna warni.
“itu apaan? kertas tempel?”
“hampir tepat”. dia menghambur ke kursi dan menunjukan apa yang dia bawa lebih dekat di mataku.
“this is, lucy in the sky wit diamond”, dia berkata kata demi kata dengan pelan di istilah yang aku kurang faham.
“ha? lucy in the sky wit diamond”, tanyaku dengan wajah yang sama sekali tidak mengerti maksud wanita itu.
“you will love this one, honey”, dia tersenyum lebar.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s