unwillingness to dance (runaway : banyu side)

IMG_2938

“for a mankind, if their nature change, they adapted, or do migrating”, aku berbicara pelan memecah kesunyian di antara kabut pagi itu, kami beristirahat di salah satu pom bensin, kami cuma diam di dalam mobil berdua, aku melihat wajahnya.

“so, witch one you choose nyu?”, dia berkata pelan seperti sudah kehilangan keberanian untuk memutuskan, dia terus melihat ke dashboard bawah.

“for me, the biggest fear to become older is, loneliness”

“do you lonely nyu”, dia menoleh kepadaku.

“everytime in my life, i feel that sar, but now that fear getting bigger and bigger, someday i will kill myself by that”, aku melihat sari yang melihatku dengan wajah lelahnya.

“let’s runaway, together”, aku berkata pelan, seperti tidak yakin akan apa yang terjadi di depan, dan terlalu takut untuk tidak membuat perubahan.

“kabur? kemana nyu, nasibku sudah jelas bakal dipenjara, aku baru bunuh suamiku sendiri, i kill him nyu, and you, kamu bantu aku kabur? kamu sudah gila? kamu gak kasihan sama ibu kamu?”, dia berbicara dengan nada seperti tidak percaya, marah, dan putus asa.

“but, sar, aku gak bisa biarin kamu di penjara, i, i, just cant do that”, aku memukul stir mobil dan meletakkan kepalaku disana.

“why? nyu, please, sekarang ya, anterin aku ke kantor polisi, aku yakin temen temen kamu bentar lagi bakal bingung nyariin kamu, ibu kamu, bakal khawatir banget, dan . . .”,

“sar”, aku melihat matanya yang mulai berkaca kaca,”please, let just runaway with me”, sari hanay terdiam, bibirnya bergetar, air mata yang dari semalam tertahan seperti berusaha bergejolak dan menghambur keluar.

“let just runaway with me sar, just give yourself another chance to live !”, aku setengah berteriak, dan seketika air mata sari berhampur dari matanya yang indah, dia menangis sejadi jadinya di depan ku, hatinya menangis, hatinya yang patah hati sedang menangis, hatinya yang sedang ketakutan sedang menangis, aku bisa melihat auranya seperti seorang yang ketakutan, dia sudah menyerah, dia kalah, dia dikalahkan oleh dunia sekali lagi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s