dusty

dusty 2

we can’t stop

apakah ada yang bisa menjelaskan apa itu kesadaran? apakah kita benar benar sadar sedang melakukan sesuatu atau kita hanya dikendalikan oleh roh kita, atau kesadaran itu sama saja dengan setting program atau susunan script yang ditunjukkan ke dalam diri kita untuk dilakukan, atau benar benar sama seperti kertas putih, dimana kehidupan kita sendiri yang akan mewarnai nya, seperti script kosong, tinggal dimasukin code.

“heh,  free malam ini? , keluar yuk” di balik telephone terdengar suara kebanyakan kafein yang selalu meledak ledak, andy.

“free bro andy?, ketemu di tempat biasa? bini lu gak di ajak?”

“kagak, dia sama anak gw lagi ke rumah embahnya di jogja”

“okey, jam 8 ?”

“deal, see you there, ajak asri juga yah”

“iyee, tapi kalau dia gak sibuk ajee”

“udah, ane gak mau dibilang homo keluar sama lu aje”

“lah, elu kan yg ngajak gw pertama, jadi elu donk yang homo, anak anak masak gak ada yg bisa?”

“pada lembur katanya, maklum akhir bulan”

berpindah pindah kerjaan terkadang membuatmu mengenal banyak orang yang tergantung, tergantung apakah disama sama gila kayak kamu atau profesional muda yang berhubungan hanya di urusan kerja atau geeky yang sulit bergaul, untung saja di tempat kerja ke sekian yang aku resign kan ketemu mahluk mahluk gila seperti mereka, jadi semakin sedikit alasan untukku minum obat tidur di jam 8 malam dan bangun seperti orang yang tersesat, ya aku selalu mengalaminya setiap pagi hari, bangun dan butuh waktu agak lama untuk menerka-nerka apa yang terjadi kemarin dan apa yang akan aku lakukan, aku mengalaminya sejak masih smp.

***

“ini adalah orang yang paling hoby gonta ganti kerjaan, makanya karier nya stagnant jadi karyawan terus” andy mulai membicarakannya di depan wajah wajah baru dan Asri, saat aku datang ke sebuah cafe pinggiran langganan saat aku masih sekantor sama andy.

“telat lagi kamu yah” Asri menatapku dengan tatapan teduh yang sama seperti waktu ketemu pertama 2 tahun kemarin, di kantor yang sama dengan Andy tentunya.

“iya, maklum ada kerjaan”

“kerja dimana sekarang kamu?” tanya Andy sambil nyeruput Latte nya.

“cuma online job, di odesk, ane belum memutuskan nyari kerja di kantor lagi kok”

“what?? kamu udah keluar dari tempat kerja yg jualan air mineral itu?” tanya Andy heran.

“iyee, dan alasan nya juga masih sama kok ndy” jelasku kalau kalau di berondong pertanyaan tentang alasan.

“oiya, kenalin ndy ini ayu sama roni, penganten baru, baru nyampek ke malang tadi sore” Asri mengenalkan kedua temannya, spontan kami langsung berkenalan, Ayu dan Roni sepasang pengantin baru penggemar naik gunung yang pingin coba naik semeru, maklum di daerah asal mereka gunung tertinggi adalah gunung Agung.

“pinginnya berapa hari ke semeru?” tanya ku ke si pengantin baru.

“sekitar semingguan lah, kita dapat cutinya segitu” untuk dua orang pegawai hotel di bali, libur selama itu berarti, mereka sudah sangat dekat dengan yang punya hotel, atau mungkin mereka yang punya hotel?.

“sri, kita pingin cari guide nih buat kesana, travel kamu ada gak guide yang bisa di sewa” tanya ayu ke asri.

“loh, ya jelas adalah yu, tapi gak usah jauh jauh, sebelahku ini juga sering ke semeru, jadiin aja guide, kasih rokok sama makan aja udah siap dia” sindir nya sambil melirikku.

“eh. kampret, murah amat ya cuma dikasiih makan”. sela ku.

“jadi mas nya bisa nge guide? akomodasi kita deh yang tanggung, asal harga guide nya agak murahin sedikit yah” celetuh ayu.

“udahlah, kamu kan juga nganggur tuh, kagak ada kerja kayak aku di kantor” tambah andy.

“okey, ntar pake alat dari kantor ku aja yuk, tapi sewa lo ya, jadi semacam saling menguntungkan gitu”

“seekk… seekk… lah aku dapat apa? kan aku gak ikutan untung” si andy yang mulutnya masih penuh chip ikutan nyerocos.

“kamu ikutan aja ndy, jarang jarang kan kamu bisa jalan jalan tanpa di gandoli bini sama anak?” celetuk asri.

“iye sih, kerjaan sih udah beres, pembukuan aja kok ya, kan ada si anak baru di kantor yang bisa dikerjai”

“mulai kan kebiasaan jelek para senior” celetuk ku.

sejak andy adalah pria ter maskulin walau perutnya udah sedikit menebal, maka biasanya bos kita dulu jadi agak lebih lunak dengan dia, gosipnya dulu sebelum aku resign, Andy dan Manager kami yang agak MILF itu ada affair, tapi tok juga bini nya andy gak pernah ngasih talak.

“baiklah, jadi besok ketemuan aja di kantorku, langsung aja bilang ke front office kalau mau ketemu aku, jangan melongo aja ntar di tawarin paket haji kopok luh” sejak travel tempat kerja nya Asri ngerangkap agen pemberangkatan haji, Asri yang Ori. dari bali dan Ori. Hindu ini harus ikut2an ngurusi haji.

“oke sri, besok dah aku sama roni ke situ” tandas Ayu.

“lah aku gimana sri?” tanya andy.

“jadi kamu bisa ikutan sama ayu, dan roni, tapi jangan lupa, bayar juga ya, kalo si guide ini, ntar tak hubungin lagi yah”

“iyeee, gampang, hubungin aja kalau udah deal” tandasku sambil nyeruput kopi hitam.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s