kamu cuma belum menemukan ikatan kovalen yang tepat

IMG_4543

” jadi kalian putus, dan kamu tidak melihat kejanggalan?”

“no, aku pikir karna dia sudah tidak suka aku lagi”

“dan kini dia tunangan dengan pegawai jasa marga? berapa hari sudah kalian putusnya?”

“1 minggu yang lalu”, dia hanya menunduk dengan gelas beernya.

“sabar man, aku sudah pernah ngomong kan dulu, dia itu type wanita yang malas, yang cuma mau enaknya saja”, aku berusaha menyemangati.

“yea man”, dia menengguk beernya sambil melihat bintang, seperti menerawang kebodohannya.

“lihat sisi baiknya, kamu sudah tidak dengan wanita itu, anggap saja karyawan jasa marga itu sekarang sedang menanggung ke apes an mu, releks, masih banyak wanita yang lebih baik”, aku memegang pundaknya dari samping, memberinya semangat.

“kenapa ya, aku selalu gak pernah mendapat pacar yang baik?”

“yeaaa, aku ingat dari jaman smp, kamu selalu mendapat wanita yang bajingan, membuktikan ikatan elektro kovalen itu ada”.

“separah itukah? sampai atom dari tubuhku yang menjadi penyebab aku memacari wanita wanita yang salah selama ini?”

“hahaha, mungkin saja, dan kamu harus menjadi anion untuk mendapatkan wanita yang positif, kamu gak bisa selamanya jadi kation”, aku menenggak beerku, sambil tertawa.

“jika semudah itu”, dia tersenyum.

“itu cuma kiasan man, kamu terlalu baik dengan orang, makanya kamu gampang di manfaatkan”

“masih ingat gadis yang nolong aku pas tabrakan di jaman sma? aku pikir dia gadis yang baik”.

“no man, dia cuma kasihan, selebihnya dia sama saja, dan aku sudah memperingatimu dulu”, aku menunjuk wajahnya sebagai pengingat.

“yeaaa, prety suck ha?… aku mau nanya”

“yeaa man, nanya apaan?”

“did some people born to lose?”

“ha??..” aku terdiam melihat kondisi moral sahabatku terlihat benar benar dibawah, “no man, aku jelaskan sesuatu, manusia terbuat dari apa?” aku bertanya,

“daging, tulang, jaringan tissue? atau tanah kalau versi kitab suci? what?”

“yup, keduanya memiliki kebenaran sendiri sendiri, tapi kalau kita lihat lebih dalam lagi, keduanya memiliki kesamaan, sama sama memiliki karbon, oksigen, dan hidrogen dan..” aku menjelaskan.

“stop-stop, kamu mau menguliahi tentang kimia atom?”

“yes, dan kamu pernah denger hidrogen colider?”

“yes”

“berarti kamu tahu teori big bang, dimana ilmuan dengan mesin hidrogen colider nya mempercepat partikel hidrogen untuk membuatnya bertumbukan dan memecah menjadi partikel partikel kecil, dari benda wujut, higgs bosson, dan yang paling menarik bagiku adalah massa atom nya!”.

“lalu, apa hubunganya dengan penciptaan manusia”

“karna dari pertumbukan hidrogen itu muncul partikel baru, dan partikel baru itu juga saling bertumbukan, dan terjadi pertumbukan massal, dan partikel baru tersebut bereaksi, dan berikatan satu sama lain menjadi wujud baru dan jadi lah, air, udara, tanah, dan semua yang ada di alam semesta ini, dan itu bisa dibuktikan dengan massa proton nya masing masing”

“jadi kita terbuat dari hidrogen?”

“tunggu dulu, kita terbuat dari karbon,oksigen, dan benar, hidrogen, dan kamu tahu apa maksudnya?”

“kita harus membuat atom-atom tersebut anion ?”, sahabatku ini mulai tersenyum melihat antusiasme ketika aku menjelaskan.

“noo… tapi mungkin saja, yang jelas kita adalah produk big bang!, kita adalah produk tata surya, kita terbuat dari bintang, dan semua jenis manusia di bumi sama, kalau ada yang tidak terbuat dari atom tersebut, mereka adalah patung”

“hahaha, lalu bagaimana dengan orang yang memegang agama dengan garis keras yang ngotot kali kita dari tanah?”

“itu berarti mereka tidak pernah sekolah, tanah itu juga punya atom yang sama”

“jadi inti dari kotbah hari ini?”

“intinya, kita semua tercipta dari sebuah big bang, dan sejak itu adalah sebuah yang big, kita semua punya peran masing masing dalam rancangan besar, jadi mungkin ada orang yang selalu kalah, tapi itulah rencananya, dan ingat teori keseimbangan? kamu pasti mendapat yang terbaik suatu saat, kamu cuma belum menemukan ikatan kovalen yang tepat” aku berkata dengan penuh semangat, sampai sahabatku ini cuma bisa tersenyum.

“maybe you right, aku cuma masih belum nemu ikatan yang tepat” dia tersenyum sambi menenggak beernya.

dan malam ini, di atas atap rumah, kami berdua duduk di kursi sambil menikmati malam tropis

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s