our next generation (bahasa)

Nama saya banyu, 23 tahun, dan saya adalah generasi yang merasakan berbicara dengan berbagai bahasa, termasuk bahasa binary yang kalau dicetak bikin habis kertas, dan bahasa inggris yang bisa jadi lebih fasih daripada bahasa krama inggil

10410121_10203832148260549_3546901731675187010_n

do you happy ?

i’am happy, indeed.

why?

sekarang, kita tidak perlu mengeluarkan banyak biaya untuk mengikuti seminar yang diadakan untuk membahas teknologi yang sudah biasa dibarat, karna dengan internet, kita bisa melihat seminar yang serupa dengan tanpa bingung dengan bahasa inggris yang menjadi bahas speakernya dengan catatan kita tahu bahasa inggris minimal fahal listeningnya, dilain pihak dulu saat dikampus , sering ada seminar dengan pemateri dari luar negeri dan kebanyakan dari mahasiswa yang ikut cuma datang untuk snack gratis, dan memang saya hidup digenerasi yang masih mengalami peralihan, dari yang hanya menggunakan bahasa daerah dan bahasa indonesia, menjadi generasi yang sedikit tahu tentang bahasa lain, walau tidak semuanya?

bagaimana dengan orang tua mu?

bapak ibu ku sama sekali tidak faham bahasa inggris, mereka hanya faham bahasa indonesia dan bahasa jawa, tapi saya peribadi cukup senang saat nonton film bareng ibu, dia tidak komplain dengan film berbahasa inggirs dan teks bahasa inggis, karna saya juga suka bercerita ke ibu tentang apa yang terjadi di film itu, sedikit banyak ibu saya sangat terbuka untuk belajar hal baru, walaupun di umurnya yang sudah 50 tahun nan, yang jelas, aku menyadari ada semangat dari generasi tahun 60 an dan seterusnya untuk belajar, tetapi saat belajar dan kita tidak memiliki media yang tepat untuk terus berlatih, itu akan sangat sulit.

jadi bagaimana dengan generasimu?

generasiku ? mereka adalah generasi perubahan, atau perpindahan dari mengenal bahasa lain sebagai media belajar, menjadi keseharian, dengan terbukanya banyak peluang untuk belajar bahasa seperti roseta stone dan mudahnya mencari film dengan bahasa yang sedang kita pelajari, kita menjadi lebih aware dengan bahasa, terutamanya dengan tv kabel yang menyediakan acara dengan bahasa inggris.

apa yang mungkin terjadi di generasi ke depan?

aku tidak tahu, yang jelas adik dari temanku yang tumbuh dengan nickolodeon dan disney channel, dia menjadi  faham dalam pasif english, dan dia masih berumur 7 tahun, dan aku yakin, generasi depan adalah generasi yang menganggap bahasa inggris atau bahasa bahasa lain yang penting di dunia ini menjadi bahasa ketiga atau ke empatnya, yang jelas, mereka menjadi lebih faham tentang informasi yang beredar tanpa perlu bingung mencari sumber dengan bahasa indonesia, karna mereka sudah faham bahasa inggris.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s